JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Berita

Berita


 

Aceh Sepakat Pacu Produksi Padi Musim Tanam Gadu

User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Aceh melalui ketersediaan dana APBA dan APBN tahun 2015 kembali menyatakan komitmennya terhadap Upaya Khusus (UPSUS) percepatan dan peningkatan produktivitas  guna dukung program swasembada pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Kadistanprov Aceh Ir. Lukman Yusuf, M.Si saat pembukaan rapat koordinasi UPSUS di aula Zea Mays Rabu (15/4).

Kadistan dalam arahannya mengingatkan semua pihak yang terlibat dalam Upsus untuk bekerja maksimal, karena hingga kini dalam pendataan di lapangan masih ditemui kendala dan menjadi permasalahan.  “Untuk itu mari kita benahi kembali, karena data merupakan tanggung jawab kita bersama”, tegasnya.

Menghadapi Musim Tanam (MT) Gadu 2015 pihaknya melakukan perluasan tanam 127.467 ha dan berusaha meningkatkan  produktivitas. ”Memang kita mengalami keterlambatan, namun karena sudah menjadi komitmen kita bersama, maka kita perlu menggenjot produksi pada MT Gadu ini dengan menggalang seluruh kekuatan yang ada”, pintanya.

Disebutkan, bila melihat gambaran musim tanam rendengan selama empa tahun terakhir,  terlihat jelas bahwa peningkatan produksi tiap tahun semakin meningkat. Misalnya tahun 2012-2013 rata-rata 249.643 ha dibandingkan dengan angka lahan baku sawah. Kadistan berharap dengan kondisi curah hujan saat ini relatif normal, perlu perhatian bersama untuk mempercepat musim tanam April dan Oktober tahun ini.

Sementara Ka. Bapelluh Ir. Iskandar Idris, M.M dalam tanggapannya menyebutkan perlunya sinergisitas yang tangguh di lapangan. “Kami siap mendukung program UPSUS ini walaupun dengan segala keterbatasan yang ada”, lirihnya. Pada kesempatan yang sama Wakasiter Kolonel Mahesa F yang didampingi Pabandia Wanmil Kodam IM Letkol Saifullah secara tegas akan menindak oknum yang melakukan penjualan pupuk bersubsidi ke luar Aceh.”Begitu juga masyarakat dihimbau untuk melaporkan bila ada stafnya yang bersikap kasar dan memeras petani di lapangan. “Kita telah lakukan penangkapan terhadap oknum yang menjual pupuk bersubsidi ke Medan”, lapornya.

Rapat koordinasi tersebut diikuti selain dihadiri Ka. BPTP Aceh beserta LO, tim Dirjentan, Ka.Bulog, Ka.BPS, Ka. Bapelluh, Kadis. Pengairan, Dekan Fak. Pertanian Unsyiah, juga Tim Upsus Pusat,  Wapaster Kodam IM juga para Kadistan/Kabid se provinsi Aceh. (Abda/ b).