JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Info Aktual


MAHASISWA DARI TIGA UNIVERSITAS LAKSANAKAN PKL DI BPTP ACEH

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Senin (15 /7/2019). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Aceh (BPTP) Aceh kembali kedatangan mahasiswa Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry untuk melaksanakan Praktik kerja lapang (PKL) sebanyak 10 orang selama 30 hari. Momen kedatangan mahasiswa UIN Ar-Raniry bersamaan dengan kegiatan seminar proposal rencana kegiatan Praktik lapang mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) dan Jabal Ghafur (Unigha) yang telah melaksanakan PKL sepekan lebih awal.

Penyambutan kedatangan dan seminar proposal mahasiswa PKL dihadiri oleh Kepala BPTP Aceh, Ir. M. Ferizal, M.Sc.  dalam sambutannya menyatakan “Berkumpulnya tiga Universitas secara bersamaan untuk melaksanakan PKL di BPTP Aceh merupakan salah satu momen langka yang perlu disyukuri dan dibanggakan, karena hal ini menjadi salah satu tolak ukur kepercayaan perguruan tinggi untuk bekerjasama dengan BPTP Aceh dalam program PKL mahasiswa. BPTP Aceh sebagai lembaga pengkajian teknologi pertanian spesifik lokasi diharapkan menjadi tempat pembelajaran terbaik bagi mahasiswa dalam proses penelitian untuk menghasilkan inovasi teknologi pertanian.

 

Ka. BPTP Aceh secara resmi menerima Mahasiswa UIN Ar-Raniry untuk melakukan PKL di BPTP Aceh sehingga dalam kegiatannya, mahasiswa wajib mengikuti aturan yang berlaku. Mahasiswa juga diharapkan dapat menyusun kegiatan Praktik lapang yang diproyeksikan untuk penyusunan penelitian akhir mahasiswa. Selain itu, kepada mahasiswa Unimal dan Unigha yang akan melaksanakan seminar proposal kegiatan Praktik lapang, Ka. BPTP Aceh berharap mahasiswa dapat menyampaikan rencana kegiatan dan mendengarkan masukan/saran dari pembimbing dan peserta karena pada dasarnya, salah satu tujuan utama seminar proposal adalah menerima masukan dari orang lain untuk perbaikan rencana kegiatan PKL.

Sebagai pembelajaran, seminar rencana kegiatan Praktik lapang dilakukan dengan metode panel dengan 4 peserta setiap sesi persentase dan mahasiswa lainnya ada yang berperan sebagai moderator secara bergantian pada setiap sesi. Dengan metode ini mahasiswa dilatih untuk terbiasa dalam membuat perencanaan kegiatan yang membutuhkan pemikiran orang lain untuk memperkaya dan menyempurnakan perencanaan tersebut (Asis/F).


 

 

 

MENGGENJOT PRODUKSI PADI, KEMENTAN OPTIMALKAN LAHAN KERING MARJINAL 

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Untuk menggenjot produksi padi 2019, Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Pemerintah Aceh kembali melaksanakan pertemuan atau rapat koordinasi (rakor) dengan stakeholder terkait di Hotel Harmoni, Kota madya Langsa pada Rabu (10/7) Pagi. Rakor tersebut mengambil tema Percepatan Kegiatan Tahun 2019 dan Evaluasi Realisasi Target Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale).   

Hadir pada Rakor itu antara lain Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Agric selaku Penanggung Jawab (Pj) kegiatan Upaya Khusus (UPSUS) Propinsi Aceh, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Dr. Ir. Gatot Irianto, DEA, Kepala Badan Karantina, Dr. Ir. Ali Jamil, M.P, Kepala BPTP Aceh yang diwakili Dr. Iskandar Mirza, M.P, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Propinsi Aceh A. Hanan, S.P., M.M dan Korem Lilawangsa dan Teuku Umar serta seluruh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se Aceh. 

Pj UPSUS dalam sambutannya terutama memberikan apresiasi kepada seluruh koordinator data Upsus yang telah membantu memberikan data selama periode tanam April hingga Juni 2019. Data tersebut sangat membantu dalam meningkatkan luas tambah tanam (LTT) padi, jagung kedelai selama musim tanam April hingga Juni. “pada kesempatan Rakor ini, kita terutama mengevaluasi capaian realisasi LTT dan target tanam Juli” tekan Prof Dedi. 

Pada kesempatan tersebut Dirjen TP Gatot Irianto mengharapkan seluruh Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan untuk dapat menambah luas tambah tanam (LTT) pada akhir periode April – September (Asep) terutama luas tanam pada Juli. “peran Distan sangat penting dalam memberikan bimbingan kepada petani khususnya aspek teknis agar mereka termotivasi untuk tanam tepat waktu” Harap Gatot. 

Ia juga meminta petugas dari Dinas dan BPTP serta TNI (Babinsa) untuk dapat memanfaatkan lahan kering marginal guna menggenjot produksi padi secara Nasional dengan sistem tanam benih langsung (Tabela). 

Untuk mengejar potensi data LTT yang tercecer, Ali Jamil meminta seluruh Kordata di kabupaten/ kota untuk mencocokkan kembali dan mengevaluasi data LTT April – Juni. Ali Jamil menyebutkan, salah satu potensi untuk mendongkrak data LTT Asep adalah dengan mengoptimalkan potensi lahan kering dan lahan tadah hujan termasuk didalamnya dengan menyiapkan data CPCL lahan kering dan mengidentifikasi ketersediaan benih padi gogo. 

Untuk saat ini, BPSB melaporkan bahwa benih padi yang tersedia adalah sejumlah 621,18 ton. Diantaranya adalah varietas IR64, Inpari 32 (158,5 ton), Inpari 30, 42 (174,5 ton), Mekonga (13 ton), Ciherang (4,3 ton), Mira-1, Inpari 16 dan Situbagendit (1 ton). 

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Abdul Hanan, SP, MM dalam penutupannya mengatakan, total luas lahan kering di Aceh adalah mencapai 650.993 hektar. Adapun target luas tanam pada 2019 sebesar 218.000 hektar. Namun menurut Hanan, masalah utama pengembangan padi lahan kering di Aceh adalah tingkat ketersediaan benih padi gogo masih kurang dan kemauan petani masih rendah. (Husaini/Mirza/F).


 

 

 

BPTP ACEH KEDATANGAN MAHASISWA PRAKTEK KERJA LAPANG DARI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH LHOKSEUMAWE

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Senin (8/6/19). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh masih menjadi salah satu instansi pelayanan teknologi yang dipercayai oleh lembaga-lembaga akademisi (universitas) sebagai tempat untuk Praktik Kerja Lapang (PKL) bagi mahasiswa, salah satunya Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. 

Fakultas Pertanian, Unimal mempercayakan 12 mahasiswa Fakultas Pertanian untuk menerapkan pengetahuan teoritis yang telah diperoleh selama masa perkuliahan secara nyata di lapangan dengan mendesain praktik lapang yang akan dilakukan di BPTP Aceh sesuai dengan kerangka teori yang telah dipelajari di Jurusan Agroteknologi. 

BPTP Aceh menyambut mahasiswa Unimal di Aula BPTP Aceh yang dihadiri oleh Peneliti/Penyuluh BPTP Aceh. Ka. BPTP Aceh diwakili oleh Koordinator Program, Dr. Rachman Jaya, dalam sambutannya menyampaikan bahwa “BPTP Aceh merupakan lembaga pengkajian teknologi pertanian yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) untuk meningkatkan inovasi teknologi pertanian spesifik lokasi di Aceh sehingga mahasiswa dalam pelaksanaan praktik lapang harus mampu mendesain kegiatan yang berorientasi pada inovasi teknologi pertanian”. 

Praktik lapang mahasiswa akan berlangsung selama 30 hari secara penuh sehingga untuk mendukung praktik lapang tersebut, BPTP Aceh menunjuk 12 pembimbing lapangan dari peneliti/penyuluh BPTP Aceh untuk berkonsultasi dan membimbing mahasiswa dalam mendesain dan melaksanakan kegiatan praktik lapang yang sesuai dengan konsentrasi keilmuan mahasiswa dan tupoksi BPTP Aceh. Peserta kerja lapang akan mendesain kegiatan lapangan yang terkosentrasi pada komoditi-komoditi yang telah tersedia di BPTP Aceh seperti jagung, kedelai, kangkung, sawi, seledri dan bayam. 

Berdasarkan kesepakatan bersama selama proses penyambutan Mahasiswa kerja lapang Unimal, maka desain kegiatan dan hasil kegiatan mahasiswa akan dipresentasikan dihadapan pembimbing dan  peserta dari rekan-rekan mahasiswa peserta kerja lapang dan peneliti/penyuluh BPTP Aceh. (Asis/F).


 

 

 

BPTP ACEH LATIH CALON PENANGKAR PADI KEGIATAN SAPIRA DI BPP KOTA JANTHO KABUPATEN ACEH BESAR

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi petani calon penangkar dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Kecamatan Kota Jantho tentang Prosedur dan Tahapan Sertifikasi Benih Padi dan Permasalahannya, dalam rangka peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan petani di BPP Kota Jantho, selasa (9/7).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Pertanian Aceh Besar diwakili Kabid Produksi Hasballah, SP dan Kabid Penyuluhan Fahrizal, SP serta petani calon penangkar dan PPL BPP Kota Jantho.   Hasballah, SP Kabid Produksi dalam sambutannya menekankan pentingnya penggunaan benih bermutu dan bersertifikat untuk mendapatkan produksi yang tinggi, “oleh sebab itu kita harus mampu memproduksikan sendiri benih yang bermutu untuk mengatasi kelangkaan benih berlabel di saat musim tanam”, katanya.  Kabid Produksi sekaligus membuka dengan resmi kegiatan Bimbingan Teknis Prosedur sertifikasi benih padi dan permasalahannya.  

Sementara itu Kepala BPTP Aceh diwakili Penanggung Jawab Kegiatan SAPIRA Firdaus, SP., M.Si menjelaskan maksud dan tujuan kegiatan.  Kegiatan SAPIRA merupakan program strategis Kementerian Pertanian yang dilaksanakan melalui pengembangan sistem usaha agribisnis hulu-hilir dan terintegrasi, dengan penerapan dan pemanfaatan teknologi maju,  (teknologi revolusi industri 4.0). SAPIRA juga merupakan suatu model diseminasi inovasi pertanian hasil Balitbangtan maupun luar Balitbangtan. Perwujudan dilapangan nantinya adalah terbangun dan berkembangnya sistem intensifikasi dan diversifikasi usaha agribisnis dan atau agroindustri di suatu kawasan pertanian. “tujuan akhir kegiatan adalah untuk mewujudkan kesejahteraan bagi petani yakni dengan harapan dapat meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan petani” Kata Firdaus saat menyampaikan kata kata pengantar.

Pada kesempatan itu, Firdaus mengharapkan kepada peserta untuk dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini untuk mengetahui tahapan tahapan sertifikasi benih.  “Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dapat menjadi mitra BPTP dalam mentransfer informasi teknologi kepada petani khususnya cara memproduksi benih berlabel”, harapnya. 

Sementara itu, Narasumber dari Balai Pengawasan Sertifikasi Benih Kabupaten Aceh Besar, Baihaqi Nasution menjelaskan pengertian sertifikasi benih, persyaratan produksi benih padi dan prosedur sertifikasi benih.  Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan bimtek ini, banyak permasalahan  yang disampaikan kepada narasumber untuk mendapatkan solusinya.  Pada Akhir kegiatan, peserta di jelaskan secara langsung dilapangan cara melaksanakan rouging di lahan penangkar.  Salah seorang peserta Tgk Adek mengharapkan kepada BPTP Aceh untuk dapat membina kami menjadi penangkar yang mandiri.  “Semoga BPTP Aceh dapat memfasilitasi sumber benih label putih untuk kami”, demikian harapannya.  

M. Amin, SP Ka BPP Kota Jantho menyampaikan tantangan besar kepada peserta pelatihan, untuk musim tanam tahun depan kita akan menanam benih unggul bersertifikat hasil dari peserta yang mendapat pelatihan hari ini.  “semoga bapak bapak calon penangkar bisa menangkap bisnis benih ini sangat menguntungkan, semoga petani mau segera mendaftarkan diri ke BPSB untuk menjadi Penangkar Benih Bersertifikat Mandiri”, demikian harapan M. Amin disaat penutupan acara di lahan petani Desa Teurebeh Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar.(Firdaus/F).


 

 

 

BPTP ACEH GELAR BIMBINGAN TEKNIS PADA KAWASAN PERTANIAN SEJAHTERA (SAPIRA) DI “KAMPUNG KOPI” KABUPATEN ACEH TENGAH

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active

Dalam rangka peningkatan nilai tambah dan daya saing produk kopi arabika, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Aceh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se Kecamatan Bies tentang Teknologi Budidaya dan Pasca Panen Kopi Arabika. 

Kegiatan ini merupakan  program strategis Kementerian Pertanian yang dikemas dalam bentuk Pengembangan Kawasan Pertanian Sejahtera (SAPIRA) yang dilaksanakan di kawasan Kampung Kopi Tebes Lues, Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah yang digelar pada Rabu (26/6/2019) di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bies.

 Kepala BPTP Aceh yang diwakili Dr. Rachman Jaya menyebutkan bahwa kegiatan SAPIRA adalah salah satu kegiatan strategis dari Kementerian Pertanian (Kementan) yang mulai  pada tahun 2019. “tujuan kegiatan Sapira intinya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan bagi petani yakni dengan harapan dapat meningkatkan nilai tambah produk yang dihasilkan petani” Kata Rachman Jaya. 

Pada kesempatan itu, Ia mengharapkan terutama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dapat menjadi mitra BPTP dalam mentransfer informasi teknologi kepada petani khususnya teknologi budidaya kopi arabika mulai dari hulu hingga hilir. Banyak petani yang melakukan pemangkasan belum sesuai dengan petunjuk teknis. Padahal aspek ini sangat penting dalam meningkatkan produksi kopi. 

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Penyuluhan Aceh Tengah  yang diwakili Kepala Bidang Penyuluhan Ir. Sulwan Amri dalam sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan Bimtek tersebut merupakan kesempatan langka yang diterima PPL dan petani di Kecamatan Bies. Padahal katanya, Bies kini telah menjelma sebagai barometer dalam dunia perkopian di Provinsi Aceh khususnya kopi arabika. “Sejak 2018, Bies sudah dibentuk Kampung Kopi, kita berharap kedepan dapat menjadi model dalam komoditas kopi Gayo baik dari hulu hingga hilir” sebut Sulwan Amri. 

Untuk memenuhi ambisi tersebut, Dinas Pertanian dan Penyuluhan bersama BPP Kecamatan menginisiasi pembentukan Brigade Pangkas yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan ketrampilan petani dalam pemangkasan. “kini, Brigade Pangkas tersebut sudah banyak diminati masyarakat tani pedesaan bahkan ada yang sudah menjadi tutor bagi banyak petani kopi arabika” kata Sulwan Amri. 

Pada kesempatan yang sama, narasumber Bimtek Sapira, Ir. Khalid yang juga Penanggung jawab Kebun Percobaan Kopi Gayo menyampaikan secara detail teknis budidaya Kopi Arabika. Petani dan PPL juga diberikan Praktik Lapangan tentang teknis pemangkasan kopi yang benar. Peserta secara umum sangat antusias mengikuti acara tersebut hingga selesai karena memang menjadi kebutuhan penting bagi petani dalam melakukan budidaya kopi secara benar. 

Acara tersebut juga turut dihadiri Kepala BPP Kecamatan Bies, Muliadi, SP, Penanggung Jawab Kegiatan SAPIRA Firdaus, S.P., M.Si dan Para Petani serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). (HY/F)./F).


 

 

 

Escort İzmir Etiler Escort escort ankara Ankara Escort Beylikdüzü Escort Etlik escort Türkçe Altyazılı Porno izmir escort bayan Pendik Escort İstanbul Escort taksim escort Ankara Escort Kartal Escort Şirinevler Escort Mecidiyeköy escort Ankara escort Halkalı Escort Pendik Escort ankara escort Şişli Escort Eryaman Escort Bayan escort beylikdüzü escort Kartal Escort Bahçeşehir Escort Çankaya Escort Kadıköy Escort brazzers Bodrum Escort hd altyazılı porno Beşiktaş Escort Taksim Escort Bayan Ataköy Escort Bakirkoy Escort Escort beylikdüzü antalya escort istanbul Escort Sincan Escort Bahçeşehir Escort escort bayan Porno izle Sex şişli escort alman porno Ankara Escort Bayan porno ankara escort Ankara Escort Aksu escort eskişehir escort izmir escort ankara escort Ataşehir Escort Ataşehir Escort ankara escort Kurtköy escort Pendik Escort Mersin Escort Bayan sex izle Beylikdüzü Escort Beylikdüzü Escort ankara escort izmir escort Ankara Escort istanbul escort Byskor ankara escort Ankara Escort escort ankara travesti porno instagram takipçi instagram takipçi instagram free followers free followers for instagram instagram takipçi satın al cheat follower for instagram free instagram followers instagram takipçi kasma instagram beğeni hilesi instagram giriş instagram free follower instagram takipçi instagram takipçi free followers for instagram instagram takipçi satın al instagram free followers free instagram followers instagram takipçi kasma instagram beğeni hilesi cheat follower for instagram instagram giriş instagram free follower Ankara Kadin Malatya Escort Adana Escort Alanya Escort Konya Escort Bodrum Escort Adana Escort Alanya Escort Alanya Escort Antalya Escort Antalya Escort Beylikdüzü Escort Beylikdüzü Escort Beylikdüzü Escort Beylikdüzü Escort Bursa Escort Bursa Escort Bursa Escort Eskisehir Escort Eskisehir Escort Gaziantep Escort Gaziantep Escort Gaziantep Escort Gaziantep Escort Kayseri Escort Kayseri Escort Malatya Escort Mersin Escort Samsun Escort Samsun Escort Hatay Escort Kuşadası Escort Bursa Escort instagram takipçi kasma instagram takipçi hilesi instagram beğeni hilesi instagram takipçi instagram giriş instagram takipçi satın al instagram free followers instagram free follower cheat follower for instagram free instagram followers free followers for instagram çiğköfte bayilik kurulum paketi Promosyon Cami Halı Cami Halı Cami Halı instagram Takipçi Hilesi instagram Takipçi instagram Takipçi Hilesi instagram Takipçi instagram Takipçi Hilesi instagram Takipçi instagram Takipçi Hilesi instagram Takipçi Hilesi instagram Takipçi Hilesi instagram Takipçi
wso shell Indoxploit shell fopo decode kaliteli hacklink adresi hacklink al hacklink panel hacklink satış garantili hacklink  paykasa Google