JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Staf Khusus Presiden Kunjungi Aceh Selatan

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
10

Staf khusus Presiden RI Lenis Kogoya didampingi beberapa pejabat pusat berkunjung ke Aceh Selatan atas undangan Bupati T. Sama Indra untuk serangkaian kegiatan selama dua hari 17 – 18 November 2017. Sedangkan mewakili Badan Litbang Pertanian dihadiri drh Saiful Helmy, M.P mewakili Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh.

Dalam laporannya, Bupati Aceh Selatan T. Sama Indra menjelaskan bahwa jauh sebelum Indonesia merdeka yakni pada masa kesultanan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Selatan terkenal dengan hasil pertanian dan perkebunan terutama tanaman pala yang menurut sejarah dibawa oleh bangsa Portugis dari Ambon ke Aceh.

Ditambahkan, masa sebelum resesi tahun 1997, penduduk Aceh Selatan sangat sejahtera dari sektor pertanian. “Dari hasil panen pala sekitar 5 bambu saja telah mampu membeli 1 mayam atau 3,3 gram emas, setara dengan 1,5 juta rupiah saat ini”, kenangnya. Namun, terlepas dari itu, selama kepemimpinannya, ekonomi Aceh Selatan telah berhasil naik dari 3,8 persen hingga ke 4,7 persen.

Bupati T. Sama Indra juga memaparkan dari 15.000 hektar tanaman pala penduduk saat ini, yang masih bisa diharapkan hanya 3.000 hektar saja, sementara selebihnya dalam keadaan rusak dan bahkan tidak berproduksi lagi.

Atas laporan tersebut, staf khusus Presiden Lenis Kogoya menyambut baik tekad Pemda untuk mengembalikan kejayaan Aceh Selatan dengan komoditi pala. “Kita serius meindaklanjuti masalah ini, dengan segera meminta tim ahli hama penyakit untuk melihat realita di lapangan,”ujarnya. Ia berjanji segera menugaskan Prof. Lukas dari Universitas Jenderal Soedirman bekerjasama dengan Universitas Teuku Umar Meulaboh untuk membuat seminar dalam waktu dekat.

Untuk kebutuhan mekanisasi, Ditjen PSP mendukung dalam bentuk bantuan alsintan senilai 9 milyar rupiah. Demikian pula dari Balitbangtan melalui BPTP Aceh akan mendukung dalam hal pendampingan teknologi dan penyuluhan termasuk demplot pengkajian. “BPTP siap bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mendukung program pengembangan pala dan komoditi unggulan lainnya,” kata Kepala BPTP Aceh Ir. Basri A. Bakar, MSi yang diminta pendapatnya secara terpisah.

Agenda staf Presiden di kabupaten yang terkenal pala tersebut cukup padat, diakhiri dengan menghadiri lokasi pencanangan desa hijau di Desa Pulau Rukam, sebelum rombongan bertolak kembali ke Jakarta melalui Medan. (helmy/ b).


 

instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google