JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pangdam IM : Tingkatkan Sinergi dan Kerjasama Wujudkan Kedaulatan Pangan

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
6

Kodam Iskandar Muda (IM) menggelar Rapat Koordinasi Upsus Swasembada Pangan Pajale TA. 2017 bertempat di Hotel Grand Arabia, Banda Aceh, Kamis (24/11). Pertemuan tersebut dihadiri Staf Ahli Mentri, Ka. BPTP Balitbangtan-Aceh, Kadistanbun Aceh, para Kadis/Kabid, Kadivre Bulog, Dandim se Aceh, staf Dirjendtan dan Kasub Bag PHP Puslitbangtan.

Pangdam yang diwakili Aster Kodam IM, Kol. Inf Mahesa Fitriadi, dalam sambutannya mengajak para Dandim untuk segera turun ke lapangan dan mendorong jajarannya untuk tingkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Sergab. Hal ini kata Kol. Mahesa sesuai dengan tema yaitu "Melalui Swasembada Pangan Kita Tingkatkan Sinergi dan Kerjasama dalam Membentuk Sistem yang Baik Sehingga Kedaulatan Pangan Dapat Terwujud".

Mahesa mengingatkan, para Dandim, Babinsa dan jajarannya memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan program Upsus. "Untuk itu, perlu dilaksanakan dengan bekerjasama dan koordinasi yang lebih baik lagi, apalagi Kementan RI dan TNI AD telah melakukan MoU khususnya terkait bidang pertanian dan ketahanan pangan," tegasnya. Lebih lanjut, Kol Mahesa juga mengharapkan agar kelompok tani menggunakan sarana dan prasarana yang ada. Hal ini penting, sebut Mahesa, karena teknologi dapat membantu mempercepat proses produksi.

Babinsa Cukup Berperan

Sementara Kadistanbun Aceh, Hasanuddin Dardjo menjelaskan arti pentingnya swasembada untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Sebab, kata Dardjo lagi, jatuh bangunnya suatu negara sangat tergantung pada ketersediaan bahan pokok bagi rakyatnya.

Menurutnya, kehadiran TNI dapat menyemangati para petani di lapangan. Selama ini para Babinsa memiliki peran cukup besar serta aktif dalam melaksanakan program Upsus untuk kesejahteraan masyarakat. "Ke depan, kami mengharapkan Upsus bisa berjalan dengan lancar dan terus berlanjut sebagaimana mestinya,” pesannya.

Untuk tercapainya produksi, harap Dardjo, penyediaan bibit harus yang baik dan bagus serta perlu penyiapan lahan sebelum tanam. Selain pengendalian hama, juga perlu adanya irigasi serta saluran yang akan digunakan harus lancar, agar sawah dapat terairi dan bebas kekeringan. "Jika semua sistem telah dikendalikan, lakukan gerakan percepatan tanam mulai dari Desa, Kecamatan hingga Kabupaten bersama-sama dengan jajaran TNI AD dan penyuluh,” pungkasnya (Abda/ b).


 

wso shell Indoxploit shell fopo decode kaliteli hacklink adresi hacklink al hacklink panel hacklink satış garantili hacklink  paykasa Google