JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Aceh  Butuh 58.000 Ekor Sapi untuk Dipotong Setiap Tahun

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
8

Aceh selain dikenal dengan  mie dan kopinya yang nikmat, juga memiliki menu masakan khas seperti kuah kari yang berbasis daging kambing maupun sapi. Kegemaran masyarakat Aceh dalam mengkonsumsi daging membuat daerah yang dikenal Serambi Mekkah itu membutuhkan daging dalam jumlah besar setiap tahunnya.

“Aceh butuh sekitar 58.000 ekor sapi untuk dipotong setiap tahun atau kebutuhan daging rata-rata sebesar 2,4 kilogram per kapita per tahun,  sedangkan ketersediaan sapi jantan dewasa siap potong di Aceh hanya sekitar 31.000 ekor," papar Kepala Dinas Keswannak Aceh, Drh. Zulyazaini Yahya, M.Si saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan evaluasi kegiatan UPSUS SIWAB tahun 2017, di Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh,  Senin (4/12).

Menurutnya, mayoritas masyarakat  Aceh adalah sebagai petani dan peternak,  Aceh juga pernah  dikenal   sebagai   lumbung  ternak  sapi  pada  era  1960-an. Namun, akibat  penurunan  produksi  dan  produktivitasnya, menyebabkan kejayaan  Aceh  sebagai  lumbung  ternak  mulai pudar dan menurun.   Untuk itulah, kehadiran Upsus SIWAB yang juga merupakan salah satu program nasional mendapat dukungan Pemerintah Aceh. “Hal ini terbukti dengan alokasi dana yang memadai selain bersumber dari APBN juga dari APBA", tambahnya.  

Menurutnya, tujuan kegiatan selain mendapatkan masukan ataupun kendala yang dihadapi juga saling memberikan informasi untuk mendapatkan solusi, sehingga ke depannya menjadi lebih baik. 

Perlu Percepatan

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Hidup, Mukti Sarjono yang juga  penanggungjawab kegiatan Upsus Pajale, memaparkan materi tentang progress Siwab termasuk kendala di lapangan.  Menurutnya, kinerja  SIWAB di Aceh sampai dengan akhir November, tercatat realisasi IB mencapai 53.424 ekor (56,46%) dari target sebesar 105.867 ekor,  bunting 40.138 ekor (66,52%) dari target sebesar 60.341 ekor dan  lahir 12.566 ekor (33,59%) dari target 37.412 ekor.

Ia berharap, tahun 2018 perlu pemacuan upaya khusus agar program SIWAB secara nasional terealisasi sesuai target. Dijelaskan, dari target Inseminasi Buatan (IB) empat juta ekor sudah realisasi 3.846,945 ekor (87,17%) dan target bunting tiga juta ekor dengan realisasi 1.467.762 ekor (48,39%).

Pertemuan evaluasi SIWAB tersebut dihadiri para Kadisnak kabupaten se Aceh, kepala BPTP Aceh, BPTU Indrapuri dan inseminator. Dalam kesempatan itu juga diumumkan 10 inseminator berkinerja baik, terbanyak dari Kabupaten Bireuen. (Wirda/ b).

 Berita Terkait Lainnya :

Apresiasi Seknas Upsus Siwab Untuk Aceh 


 

instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google