JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Aceh Dukung Sigupai Jadi Benih Padi Varietas Unggul Baru

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
1

BPTP Balitbangtan - Aceh, sebagai salah satu lembaga riset di daerah yang juga menghasilkan benih sumber bersertikat, terus mendukung agar varietas lokal Sigupai menjadi padi varietas unggul baru (VUB). "Apalagi 2018, pemerintah telah mencanangkan sebagai tahun benih, sehingga perlu membangun komunikasi yang bersinergi dengan dinas/instansi terkait, agar ke depan Kabupaten Abdya menjadi salah satu daerah penghasil benih", ungkap Kasi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Balitbangtan - Aceh,  Abdul Azis,  SPi. MP, seperti dikutip  berita Harian Serambi Indonesia edisi Kamis (7/12).

Menurutnya, sejak tahun 2013, BPTP Aceh  telah melakukan.serangkaian kegiatan mulai karakterisasi dan upaya  pelestarian sumberdaya genetik padi Sigupai  sehingga tetap terpelihara dan terhindar dari kepunahan. Sebab, kata Abdul Azis, varietas lokal padi  Sigupai memiliki banyak keunggulan. Selain bulir padinya  berbentuk bengkok seperti bulan sabit dan rasa nasinya juga  enak beraroma pandan wangi.

Dijelaskan, selama ini padi Sigupai hanya ditanam dan  tumbuh baik, karena berasal dari Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).  Sebenarnya,  padi lokal ini dapat ditanam pada dua agroekosistem di lahan sawah dan lahan kering. Untuk itu, pihaknya juga melakukan demplot di Kabupaten Aceh Besar pada kedua agroekosistem tersebut.  Ditambahkan, bahwa padi Sigupai tidak berbeda dengan padi gogo lainnya, berumur panjang hingga 5-6 bulan, namun karena rasa nasi yang enak dan aromatik pandan wangi  maka banyak diminati sehingga  mempunyai nilai ekonomis tinggi.

Sementara itu,  Kasi Benih dan Perlindungan Tanaman Pangan Distanbun Aceh, Habiburrahman, ST. P. MSc menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten Abdya telah  mencanangkan wilayahnya menjadi salah satu daerah penghasil benih.  "Bahkan, Pemkab juga turut memberikan dukungan agar varietas padi Sigupai dapat dilepas sebagai varietas unggul baru (VUB) oleh Menteri Pertanian RI. 

Menurut Habib, tujuan dilakukan gerakan penangkaran benih di Abdya untuk memotivasi petani dalam menggalakkan penggunaan benih unggul bersertifikat, sesuai permintaan Bupati Abdya.  Untuk itu, pihaknya akan  bekerjasama dengan BPTP Balitbangtan-Aceh sebagai lembaga riset untuk merespon serta memperluas lokasi penangkaran. "Apalagi BPTP telah memiliki pengalaman dalam menghasilkan benih sumber bersertifikat", tutur Habib. (Mehran/ b.


 

instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google