JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Profesor Universiti Putra Malaysia Sharing Ilmiah ke BPTP Aceh

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
55

Beberapa orang Profesor dan ahli pertanian dari Universiti Putra Malaysia (UPM), Selasa (12/12) melakukan lawatan sekaligus diskusi dan sharing ilmiah ke BPTP Balitbangtan Aceh mengangkat tema "Inovasi Pertanian dalam Mewujudkan Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Gampong”. Ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan atas kerjasama BPTP Aceh, P3MD Lhokseumawe dan UPM, turut dihadiri oleh beberapa SKPD dan dinas terkait di Provinsi Aceh, mahasiswa dan penyuluh - peneliti serta seluruh pegawai BPTP Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Rachman Jaya, MSi mewakili kepala BPTP Aceh memperkenalkan BPTP Aceh sebagai lembaga penelitian dan pengkajian teknologi pertanian. Rachman Jaya menyampaikan bahwa tugas pokok dan fungsi BPTP Aceh adalah melaksanakan pengkajian, perakitan dan diseminasi teknologi yang berada di bawah Badan Litbang Pertanian yang melakukan research dari hulu sampai hilir dari onfarm sampai pasca panen. BPTP Aceh juga mempunyai dua Kebun Percobaan (KP) yaitu KP Gayo (kopi arabika) dan KP Paya Gajah (kelapa).

Narasumber dari UPM Prof. Mohammad bin Osman menyampaikan materi mengenai “Agriculture In Asean Countries”. Indonesia dan Malaysia kata Mohammad merupakan negara serumpun, sudah seperti abang dengan adik. Menurutnya, masyarakat Indonesia tidak akan kelaparan karena produksi berasnya melimpah. "Beras di Malaysia hanya cukup untuk memenuhi 70% kebutuhan penduduk Malaysia sehingga kami di Malaysia terus melakukan research untuk menghasilkan varietas unggul yang berproduksi tinggi dan tahan hama penyakit," ungkapnya. Ditambahkan di bidang perkebunan, kelapa sawit Malaysia hanya memiliki lahan 5 juta ha, dengan memaksimalkan bibit unggul yang benar benar terseleksi.

Sementara itu Prof. Suhaimi Napis yang juga dari UPM menyampaikan materi mengenai Bioteknologi dalam Penambah-Baikkan Tanaman”. Menurut Napis, bioteknologi sangat penting dalam menciptakan suatu varietas unggul pada tanaman. Kita perlu melakukan bioteknologi, trans-genesis, dan persilangan genetik. Perbaikan terhadap Genetik Tanaman perlu dilakukan sehingga didapatkan varietas unggul yang tahan terhadap hama penyakit, dan berproduksi lebih tinggi dibanding tanaman induknya, ujarnya.

Sementara itu Mohamad Zulkifli dari ex MARDI juga berbagi pengalaman mengenai pembiakan vegetatif dengan cangkok pepaya, dari pohon pepaya yang tinggi, dengan cangkok bisa menjadi lebih rendah dan berbuah lebat. Caranya dengan memotong pohon pepaya yang telah berbunga (setengah bagian) kemudian masukkan kayu ke dalam bekas sayatan supaya renggang lalu kasih tanah pakai plastik, tunggu hingga akarnya keluar kemudian ditanam di tanah atau pot. Selain itu Mohamad Zulkifli juga menyampaikan pengalamannya tentang cara teknik mencangkok jambu. (winda/ b).


 

wso shell Indoxploit shell fopo decode kaliteli hacklink adresi hacklink al hacklink panel hacklink satış garantili hacklink  paykasa Google