JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Aceh Berikan Wawasan Enterpreneurship Calon Wirausaha Muda

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
19

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Balitbangtan Aceh, Jumat (5/1) mempresentasikan materi kuliah umum untuk mahasiswa dalam Seminar Bioenterpreneurship yang diselenggarakan oleh Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Darussalam. Pemateri seminar mewakili BPTP Aceh adalah Dr. Rachman Jaya, MSi yang juga Koordinator Program dan Evaluasi.

Dalam paparannya, Rachman menyebutkan fakta bahwa Provinsi Aceh memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, namun belum dimanfaatkan secara maksimal khususnya yang berbasis agribisnis dan agroindustri. Disebutkan, salah satu contoh mendasar yaitu dalam hal pemenuhan benih padi yang sering didatangkan dari provinsi tetangga, hanya sebagian kecil yang dipasok oleh penangkar lokal. “Dengan luas lahan sawah baku di Aceh saat ini mencapai 276,454 ha, maka kebutuhan benih padi sekitar 7.000 ton untuk satu kali musim tanam, dengan asumsi kebutuhan benih 25 kg/ha,” paparnya.

Pada sisi lain sebut Rachman, dengan memproduksi benih, tingkat keuntungannya jauh lebih besar dibandingkan dengan memproduksi gabah. Harga jual gabah rata-rata Rp.4.800/kg, sedangkan harga benih padi bersertifikat berkisar Rp. 8.500-10.000/kg. “Fakta ini baru dilihat dari sub komoditas padi sawah, belum lagi dengan padi gogo (ladang), padi rawa, bahkan komoditas unggulan lainnya seperti kopi, kakao, pala, nilam, kelapa dalam dan lain-lain,” ujarnya.

Menurut alumni IPB Bogor dan peneliti BPTP Aceh ini, peluang tersebut seharusnya bisa diraih oleh masyarakat Aceh sendiri terutama kaum muda, namun mereka harus dibekali wawasan wirausaha. Ini selaras dengan salah satu program pemerintah yakni mencetak wirausaha muda berbasis komoditas pertanian yang umumnya belum diminati oleh kalangan muda.

Sementara itu Wakil Dekan III, Dr. Ismail Ansori, MA dalam arahannya saat membuka seminar tersebut menyampaikan peran strategis bidang keilmuan biologi untuk mendukung pencapaian kedaulatan pangan melalui riset-riset dasar dan terapan, serta pencetakan wirausaha muda. Pemateri lainnya adalah Abdul Satar, seorang petani jamur sukses di Aceh Besar yang juga merupakan binaan BPTP Aceh, serta Diannita Harahap, MSi staf penggajar Prodi Biologi Fakultas Sains dan Teknologi. (RJ/ b).


 

instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google