JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bulog Aceh Adakan  Rakor Pengadaan Beras dalam Negeri

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
11

Badan Urusan Logistik Divre Aceh mengadakan Rapat Koordinasi  Pengadaan Beras dalam Negeri, Senin (22/1). Rakor yang dibuka oleh  Ka. Divre Bulog Aceh Basirun turut dihadiri Staf Ahli Menteri Pertanian, Ka. BPTP Balitangtan  Aceh, Kadistanbun Aceh, Kadistan Aceh Besar, Aster Kodam IM dan Dandim Aceh Besar serta staf dari stakeholder terkait. Sebelum acara rakor, Ka. Divre Bulog Aceh memberikan penghargaan kepada 10 besar pelaku usaha pemasok gabah tahun 2017 yang ada di Aceh.

Menurut Basirun Bulog Aceh pada tahun 2017 sudah melakukan pembelian gabah mendekati target, dan pihaknya terus berupaya untuk melakukan serapan gabah lebih maksimal. Ia berharap  agar stakeholder terkait bahu membahu memikirkan serapan gabah petani, caranya dengan membuka pasar, minimal instansi terkait dapat mengkonsumsi beras Bulog.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang diwakili Kabid Produksi Mukhlis, menanggapi kendala serapan gabah saat ini, dimana petani lebih memilih gabahnya dijual ke Sumatera Utara karena harga jual yang lebih tinggi. Terkait hal ini ini, Ka. Divre Bulog Aceh menjelaskan bahwa industri pertanian yang ada saat ini masih sangat lemah dari hulu hingga hilir, sehingga harga jual pun menjadi rendah. "Nantinya kita berharap ke depan meski berasnya beredar di Medan namun dedaknya harus tetap tinggal di Aceh untuk  menggairahkan subsektor  peternakan," paparnya.

Sementara itu Staf Ahli Menteri Bidang Lingkungan Ir. Mukti Sardjono memaparkan bahwa dengan luas lahan pertanian yang semakin menciut dan akibat konversi lahan ke non pertanian seperti perumahan, harus dilakukan perluasan lahan sawah baru plus penanamannya yang dikenal dengan LTT. "Untuk itu kita selalu antusias menanggapi bila ada yang memerlukan alat berat dan alat mesin pertanian untuk mendukung LTT untuk diusulkan ke pemerintah pusat", ujar Mukti.

Untuk mendukung itu Ka. BPTP Balitbangtan Aceh Ir. Basri A. Bakar tetap komit akan melakukan koordinasi dan pendampingan dengan seluruh kabupaten/kota di provinsi Aceh guna meningkatkan hasil panen dengan inovasi teknologi pertanian yang direkomendasikan Badan Litbang Pertanian. Salah satunya, rekomendasi jajar legowo super tetap jadi prioritas, seperti penerapan tahun 2017 seluas 1.000 ha di Kecamatan Indrapuri Aceh Besar. (Saeful H/b).


Berita Terkait Lainnya : 

Bulog Aceh Salurkan Bantuan Beras 24,4 Ribu Ton

Bulog Aceh: Stok Beras di Aceh Aman Hingga Juni 2018