JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bisnis Pertanian TTP Jantho Menciptakan Enterpreneurship Muda

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
65

Selama kurun waktu 3 tahun pasca pembangunan fisik dan non fisik, TTP Kota Jantho BPTP Balitbangtan Aceh melalui Koperasi Babah Pintoe sebagai identitas bisnis telah berhasil mengembangkan bisnis pertanian yang mencakup penyediaan benih sebar padi sawah, jasa alsintan, penyediaan pupuk bersubsidi dan jasa simpan pinjam. Hal ini disampaikan oleh Dr. Rachman Jaya pada kuliah tamu yang diselenggarakan oleh Program studi (prodi) Agribisnis dan Magister Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Sabtu 28 April 2018. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah Dr. Agussabti. Hadir dalam kegiatan ini ketua prodi agribisnis, Dr. Azhar, M.Sc dan ketua prodi magister agribisnis, Dr. Suyanti Kasimin, beberapa professor, dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Unsyiah.

Dalam arahannya, Dekan menyampaikan pentingnya hilirisasi inovasi teknologi pertanian dalam skala bisnis, yang artinya berorientasi profit. Kita menyadari sudah banyak inovasi teknologi pertanian yang telah dihasilkan oleh fakultas yang kita cintai ini, tetapi kita juga harus bisa melihat seberapa besar inovasi teknologi tersebut yang telah dimanfaatkan oleh pengguna, terutama sekali adalah petani. Hari ini, Insya Allah kita mendapat masukan yang sangat berharga dari Mahdi selaku wirausaha yang telah mampu mengembangkan komoditas kurma dan Rachman Jaya dengan bisnis yang dikembangkan di TTP Kota Jantho, melalui entitas bisnisnya yaitu Koperasi Babah Pintoe.

Dalam presentasinya Rachman Jaya menyampaikan bahwa tujuan utama pembangunan TTP Kota Jantho adalah penumbuhan wirausaha muda kawasan berbasis komoditas pertanian, dan hal ini telah dicapai dengan berkembangnya usaha Koperasi Babah Pintoe yang mayoritas anggotanya berusia 16-45 tahun, bahkan ketua koperasi Fahlupi berusia 24 tahun. Dalam pelaksanaannya BPTP Balitbangtan Aceh bersama dengan BPP Kota Jantho sebagai pendamping teknis, sedangkan Dinas Koperasi dan PLUT Kabupaten Aceh Besar sebagai pendamping pengembangan usaha koperasi. Pada sesi diskusi terungkap bahwa dalam pelaksanaan kegiatan bisnis pertanian tentunya tidak lepas dengan masalah internal dan eksternal yang dapat mengganggu keberlanjutan dan profit usaha koperasi, akan tetapi dengan pendampingan teknis dan non teknis yang tiada henti, alhamdulillah usaha koperasi Babah Pintoe dapat berkembangan. Sebagai penutup mahasiswa sebagai calon wirausaha muda terdidik tentunya telah memiliki modal berharga yaitu dari sisi penguasaan Iptek yang didapat selama kuliah, dan hal tersebut seharusnya dapat diimplementasikan dalam dunia nyata, yaitu bisnis sektor pertanian di Provinsi Aceh, tutur Rachman Jaya (RJ/F). 


 Berita Terkait Lainnya :

TTP Kota Jantho

Pembangunan TTP Kota Jantho 


 

wso shell Indoxploit shell fopo decode kaliteli hacklink adresi hacklink al hacklink panel hacklink satış garantili hacklink  paykasa Google