JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Kopi Gayo: Tidak Hanya Terbaik di Indonesia, Duniapun Mengakuinya

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
2

Kasubdit Amerika dan Eropa, Ditjen Pengembangan Exsport Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Nugraheni Prasetya Hastuti sangat terkesan dengan kopi Gayo. "Sebab kopi ini tidak hanya terbaik di Indonesia, duniapun mengakuinya", ungkapnya didampingi penyuluh BPTP Balitbangtan Aceh, saat mengunjungi Kebun Percobaan (KP) Gayo di Kab. Bener Meriah, Selasa (8/5/18).

Menurutnya, kopi Gayo semakin dilirik Buyer dari mancanegara, karena menerapkan kaedah organik di dalam pengembangannya. Pihaknya juga terkesan oleh masyarakat Gayo, Saya baru pertamakali kesini, keramahtamahan dan pelayanan masyarakat Gayo memiliki makna khusus bagi saya. "Apalagi didukung panorama alam indah dan ramah lingkungan membuat saya terkesima", kenangnya.

Nugraheni mengajak stakeholder agar budidaya kopi Gayo terus dikembangkan dengan mengunakan kaedah organik sehingga buyer dari luar negeri semakin bergairah lagi. Hal ini penting bagi masyarakat tani yang bertanaman kopi dengan mengangkat kearifan lokal. "Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang baik dan diberikan kesempatan menanam kopi di Kebun Percobaan Gayo desa Pondok Gajah", paparnya.

Sementara itu, sekretaris Yayasan Masyarakat Perlindungan kopi Gayo (YMPKG) Hadiyan Wijaya Ph.D menjelaskan kopi Arabika Gayo secara geografis memberikan ciri karakteristik dan kualitas yang dihasilkan hak paten suatu daerah. Untuk itu harus kita lindungi karena mempunyai payung hukum yang formal yang dikeluarkan oleh Dirjen Hak kekayaan intelektual kementerian hukum dan HAM RI.

Pemberian hak indikasi geografis mulai dari manajemen pengelolaan, pemasarannya dan pengolahan hasil siap saji, "diperlukan adanya pemberdayaan dan penguatan kelembagaan petani", timpalnya.

Kunjungan tersebut disambut penyuluh BPTP Aceh Ishar, dijelaskan tupoksi KP Gayo selain melestarikan plasma nutfah kopi arabika juga lokasi agrowidyawisata. Menurutnya banyak varietas lokal, nasional maupun luar negeri yang di tanam di lahan KP. Gayo yg sudah berumur puluhan tahun. "Telah banyak tamu yang berkunjung kesini baik petani, buyer, mahasiswa, pengusaha kopi dalam negeri maupun mancanegara".ujarnya penuh semangat. (Ishar/F)