JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Memacu Peningkatan Luas Tanam PAJALE, Aceh Cetak Sawah Baru 400 Hektar

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
0

Pada 2018, Pemerintah Aceh kembali melakukan cetak sawah baru seluas 400 hektar untuk memacu produksi dan peningkatan luas tanam padi di Aceh.

Pembukaan lahan sawah baru tersebut dilakukan atas kerjasama Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan dengan Kodam Iskandar Muda (IM) yang ditandatangani MoU pada Rapat Koordinasi (Rakor) Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, Kedelai (Pajale), Selasa (8/5) di Banda Aceh.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang ikut dihadiri Kepala Bulog Aceh, Basirun, Kepala BPTP Aceh M. Ferizal, Kepala BPS Aceh Wahyudin, dan Staf Ahli Menteri Kementerian Pertanian R.I Bidang Lingkungan, Danrem 011/LW Kolonel Inf Purwanto, Danrem 012/TU Kolonel Inf. Aswadi, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dan Para Dandim se-Aceh.

Sekretaris Daerah Pemerintah Aceh, Drs. Darmawan, MM menyebutkan, bahwa pelaksanaan program Upsus agar dapat dilakukan secara kongkrit di lapangan termasuk dengan melakukan percetakan lahan sawah baru. “Upsus ini agar dapat dilakukan dengan baik dilapangan dengan mendorong petani untuk dapat memanfaatkan teknologi tepat guna, benih unggul, guna meningkatkan produksi dan kesejahtaraan mereka”, Kata Sekda dalam kata sambutannya

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Abdul Hanan, SP, MM mengatakan, bahwa pembukaan lahan sawah baru tersebut direncanakan akan dilakukan di dua kabupaten yakni Kabupaten Pidie seluas 200 ha, dan Kota Subulussalam seluas 200 ha. “Pembukaan lahan baru seluas 400 ha tersebut sangat relevan Dalam Rangka Mewujudkan program pemerintah yaitu Aceh Hebat termasuk Aceh Troe dan Aceh Meugoe yang dicanangkan oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf”, kata A. Hanan

Lebih lanjut Ia menjelaskan, percetakan lahan sawah baru itu untuk mendukung peningkatan luas tanam padi, jagung, dan kedelai. Hingga saat ini capaian target tanam padi masih 299.216 hektar dari target seluas 507,549 ha, sehingga masih terjadi kekurangan sebesar 208.333 ha. Sementara jagung dari target tanam 90.556 ha baru terealisasi 20.433 ha, sedangkan kedelai target 27.074 baru terealisasi 9.655 ha.

A Hanan juga melaporkan, pada 2018 ini luas tanam padi di Aceh ditargetkan seluas 507,549 ha, dengan target produksi mencapai 2,5 juta ton lebih. “Oleh karena itu, melalui Rakor Upsus ini harapannya dapat diketahui semua persoalan di lapangan dan solusinya sehingga target tanam kita tercapai dengan baik,” harapnya.

Sementara, Pangdam IM, Mayjen TNI Abdul Hafil Fuddin mengatakan, Kodam IM memiliki komitmen tinggi dengan pemerintah Aceh untuk mewujudkan Aceh sebagai lumbung pangan Nasional sejak 2015 lalu.

“Kita akan terus mendampingi pemerintah Aceh dalam meningkatkan produksi padi, jagung dan kedelai dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan di Propinsi Aceh dan juga skala Nasional,” sebut Pangdam IM dalam kata sambutannya yang dibacakan Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purwanto

 

Lebih lanjut, pihaknya akan terus mengoptimalkan peran prajurit seperti Babinsa untuk mengawal dan mendampingi petani guna meningkatkan produksi Pajale di Aceh.

Secara terpisah, kepala BPTP Balitbangtan Aceh, Ir. M. Ferizal, M.Sc menyebutkan, bahwa pihak sangat mendukung program Upaya Khusus (Upsus) padi, jagung, kedelai dalam upaya peningkatan produksi di Aceh. “BPTP Balitbangtan Aceh siap mendukung pada aspek teknologi dan pengenalan benih unggul baru hasil Balitbangtan Kementerian Pertanian seperti varietas padi Inpari, varietas Bima 19 dan 20 untuk jagung dan varietas kipas merah bireun sebagai komoditas kedelai unggul di Aceh”, sebut Ferizal (HY/F). 


 

wso shell Indoxploit shell fopo decode kaliteli hacklink adresi hacklink al hacklink panel hacklink satış garantili hacklink  paykasa Google