JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Aceh Siap Salurkan 15.000 Bibit Kelapa Dalam Unggul Lokal

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
14

Provinsi Aceh adalah salah satu daerah penghasil kelapa utama di Indonesia. Pada tahun 2017 luas tanaman kelapa di Provinsi Aceh adalah 106.639 ha dengan total produksi setara kopra sebesar 63.116 ton, produktivitas per tahun hanya 0,59 ton/ha dan keseluruhannya merupakan perkebunan rakyat. Aceh menempati urutan ke 3 setelah prov. Riau dan prov. Jambi di pulau Sumatera. 

Produksi kelapa di daerah ini mulai tahun 2005 menurun rata-rata 9 persen per tahun, terutama disebabkan oleh bencana tsunami yang mengakibatkan banyak tanaman rusak, padahal kelapa sering juga disebut sebagai tanaman sosial, yang banyak memberikan manfaat bagi kehidupan. 

Dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman kelapa di Aceh perlu dilakukan peremajaan pada kelapa yang sudah tua atau tidak produktif, dengan pemanfaatan benih unggul bermutu.

Kabupaten Bireuen merupakan salah satu penghasil kelapa di Aceh dengan areal seluas 15.436 ha, dan produksi 13.837,2  ton yang melibatkan 20.094 KK petani. 

Sentra pengembangan kelapa di Kabupaten Bireuen terdapat di Kecamatan Peusangan seluas 2.235 ha dan Jeumpa seluas 2.077 ha serta bervariasi untuk 15 kecamatan lainnya. Namun potensi besar tersebut belum bisa memberi hasil yang maksimal dikarenakan pengelolaan perkebunan mereka masih secara tradisional, bukan sebagai usaha utama, sudah banyak tanaman tua yang belum di replanting, kualitas produksi yang masih rendah, sehingga tidak memperoleh nilai tambah yang nyata. Kondisi ini disebabkan, karena tanaman kelapa dalam yang diusahakan masyarakat sudah tergolong pada tanaman tua yang diwarisi secara turun temurun. 

Pada 2018 menjadi upaya nyata pemerintah untuk meningkatkan produktivitas dengan mencanangkan Tahun Perbenihan Nasional. BPTP Aceh dalam waktu dekat akan mendistribusikan bibit kelapa dalam unggul lokal bersertifikat sebanyak 15.000 batang kepada 167 KK yang tergabung dalam 10 kelompok dalam 4 kecamatan di Kab. Bireuen. 

Pada saat kunjungan monitoring persiapan distribusi bibit kelapa dalam tersebut Selasa (15/5/18) Kepala BPTP Aceh, Ir. M. Ferizal, M.Sc. berpesan "sebelum bibit Kelapa Dalam didistribusikan petani penerima manfaat harus dibekali dengan teknologi terbaru tentang budidaya kelapa, misalnya metode peremajaan bertahap dan penerapan jarak tanam baru, sehingga potensi bibit unggul lokal ini dapat dirasakan petani nantinya”. (Ramlan/F).


 

instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google