JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Dukungan Bupati Aceh Tamiang dalam Realisasi LTT Melalui Tatakelola Air

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
fShare
1

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dan jajarannya terus berupaya dalam mengoptimalkan program upaya khusus dan target luas tambah tanam (LTT) Padi musim Gadu. "Walaupun curah hujan tidak mencukupi namun untuk mendukung LTT kita terus pacu dengan ketersediaan sumur pancang", ungkap Bupati didampingi wakilnya saat menerima kunjungan silaturrahmi Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Lingkungan Mukti Sardjono dan tim BPTP Balitbangtan-Aceh di ruang kerjanya, Kamis (24/5/18).

Menurut Mursil, Kabupaten Aceh Tamiang memiliki luas baku sawah 16.488 hektar, namun sebagian besar merupakan lahan sawah tadah hujan dan belum memiliki irigasi. Dijelaskan daerahnya memiliki sumber air berlimpah dari sungai Tamiang, namun karena lahan sawahnya parsial bukan hamparan, maka sulit untuk dibangun bendungan, selain itu juga perlu biaya yang sangat besar.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap agar pemerintah pusat memberikan dukungan baik dana maupun bantuan fisik pembuatan bendungan/ waduk, embung serta penyediaan sumur pancang dalam jumlah yang cukup. Sungai Tamiang kata Bupati memiliki jumlah dan debit air berlimpah. "Namun perlu tatakelola air sungai agar dapat mengairi seluruh lahan sawah petani sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan mereka" kata Bupati.

Sebelumnya Staf Ahli Menteri, Mukti Sardjono memaparkan walaupun Tamiang bukan daerah sentra produksi padi, namun kontribusinya untuk mendukung swasembada pangan cukup berarti. Hasil peninjauan di beberapa lokasi sebagian petani tengah mengolah lahannya dengan menggunakan traktor. Bahkan, kelompoktani Kemala desa Cinta Raja saat dikunjungi telah menanami padi di hamparan seluas 190 hektar.

Terkait dukungan Alsintan untuk Tamiang, Mukti akan memfasilitasi dan mengajak Bupati menyampaikan langsung kepada Menteri Pertanian. Pihaknya berjanji mendampingi agar kebutuhan sarana dan prasarana pertanian di Aceh Tamiang dapat terpenuhi dalam jumlah yang cukup.

Lebih lanjut Staf Ahli Menteri mengingatkan agar luas tanam dapat dicatat dengan baik dan melaporkan sesuai SP secara berkala ke Badan Pusat Statistik. Selama ini petugas mantri tani belum terbiasa menerapkan disiplin dalam pelaporan harian. "Melalui momentum Ramadan ini mari kita bangun kerjasama yang lebih bersinergi", ajaknya.

Pada kesempatan tersebut Kepala BPTP Balitbangtan-Aceh, M. Ferizal menyerahkan secara simbolis Surat Tugas Abdul Azis sebagai Liaison Officer (LO) Aceh Tamiang disaksikan staf ahli menteri, Wakil Bupati dan para Kabid terkait. (Abda/F)

 


 

wso shell Indoxploit shell fopo decode kaliteli hacklink adresi hacklink al hacklink panel hacklink satış garantili hacklink  paykasa Google