JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Pelestarian Padi Lokal Sigupai di Aceh Barat Daya yang Hampir Punah

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive
 
fShare
11

Padi (Oriza Sativa L.) merupakan komoditas penting dan menempati urutan pertama di Indonesia. Provinsi Aceh merupakan salah satu sentra produksi beras bagi Indonesia. Luas panen padi pada tahun 2015 sekitar 2.331.046 Ton GKG, mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya.

Kabupaten Aceh Barat daya mempunyai lahan baku sawah seluas 11.178 ha dan luas lahan kering yang dapat digunakan untuk pertanian tanaman pangan 6.398 ha. Dalam rangka meningkatkan produksi tanaman padi sawah di Kabupaten Aceh Barat Daya telah dilakukan beberapa upaya intensifikasi pada sektor pertanian tanaman pangan diantaranya adalah melalui penggunaan benih padi yang bermutu dan pemupukan berimbang, dan pencanangan gerakan tanam serentak.

Kabupaten Aceh Barat Daya mempunyai iklim tropis basah dengan temperatur 220 - 320 dengan curah hujan tahunan 2.500 – 3.500 mm. Dan terdapat dua musim yaitu musim kemarau (gadu) pada bulan Februari – September dan musim hujan (rendengan) Oktober-Maret.  Topografi pada ketinggian 0-1.00 mdpl dengan status lahan dengan topografi datar 43,04%, Landai 27,05%, miring sampai bergelombang 21,82% dan berbukit sampai terjal 5,10% (Distan Abdya, 2016)

Kabupaten Aceh Barat mempunyai varietas lokal Sigupai  dapat ditanam pada dua agroekosistem di lahan sawah dan lahan kering, varietas Sigupai memiliki banyak keunggulan yakni bulir padi yang berbentuk bengkok seperti bulan sabit, rasa nasi yang enak dan aromatik pandan wangi. Sigupai sebagai padi gogo dengan umur relatif panjang mencapai lima bulan lebih.

Padi Sigupai tidak berbeda dengan padi gogo yang lain, namun padi lokal sigupai mempunyai ciri rasa nasi yang enak dan aromatik pandan wangi  varietas padi lokal  sigupai banyak di minati sehingga  mempunyai nilai ekonomis tinggi, hal ini dapat mempengaruhi tingkat harga di pasaran. Adapun umur padi Sigupai mencapai 6 bulan, dengan batang tegak, tinggi tanaman 124,84 cm, anakan 20, panjang malai 24,6 cm, mempunyai malai panjang, bentuk gabah ramping dan kuning (Darmadi dan Mirza, 2013).

Selengkapnya Klik Download.


 

instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google