JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Program Strategis

Program Strategis

Program Strategis BPTP Aceh 2012, meliputi:
 

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL)

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari merupakan implementasi program ketahanan pangan  melalui pemanfaatan lahan pekarangan. Lahan pekarangan ditata untuk diversifikasi dan kemandirian pangan (lumbung pangan). Komoditas diupayakan merupakan komoditas lokal, dipanen bergiliran sepanjang tahun orientasi pemenuhan pangan keluarga dan konservasi tanaman lokal, akan dijual bila terdapat kelebihan produksi.


  Model Pengembangan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi (M-P3MI)

Badan Litbang Pertanian telah menghasilkan cukup banyak teknologi baru setiap tahunnya, namun banyak yang belum/tidak dimanfaatkan oleh pengguna. Untuk mendukung program Kementerian Pertanian (terwujudnya pertanian unggulan berkelanjutan, meningkatkan kemandirian pangan, nilai tambah, daya saing, eksport dan kesejahteraan petani). Badan Litbang Pertanian mencanangkan Model Pengembangan Perdesaan Melalui Inovasi (M-P3MI) sebagai program pembangunan pertanian melalui spektrum diseminasi multi channel (SDMC).


  Pengembangan Usahatani Agribisnis Perdesaan (PUAP)

Kemiskinan di perdesaan merupakan masalah utama nasional yang tidak dapat ditunda dan harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan pembangunan, salah satunya ditempuh melalui pendekatan pengembangan usaha agribisnis perdesaan. Tujuan digulirkannya program PUAP ini adalah untuk menumbuhkembangkan kegiatan usaha agribisnis di perdesan sesuai dengan potensi wilayah melalui koordinasi Gapoktan sebagian organisasi petani. Meningkatkan fungsi Gapoktan sebagai lembaga ekonomi petani agar dapat menjadi jejaring atau mitra lembaga keuangan dan akses pasar.


  Program Swasembada Daging Sapi (PSDS)

Program Swasembada Daging Sapi Tahun 2014 (PSDS-2014) merupakan tekad bersama dan menjadi salah satu dari program utama Kementerian Pertanian yang terkait dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan hewani asal ternak berbasis sumberdaya domestik khususnya ternak sapi potong. Swasembada daging sapi sudah lama didambakan oleh masyarakat agar ketergantungan terhadap impor baik sapi bakalan maupun daging semakin menurun dengan mengembangkan potensi dalam negeri.


  Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT)

Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu  (SL-PTT) merupakan media pembelajaran langsung di lapangan bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi permasalahan dalam rangka peningkatan produktivitas dan pendapatan petani. Dalam SL-PTT terdapat satu unit Laboratorium Lapangan (LL) yang merupakan bagian terfokus dari kawasan sekolah lapang, berfungsi sebagai lokasi percontohan, tempat belajar dan tempat praktek penerapan komponen teknologi PTT yang disusun dan diterapkan oleh kelompoktani/petani peserta SL-PTT.

     

There are no articles in this category. If subcategories display on this page, they may contain articles.

Subcategories

Pengkajian / Diseminasi >> Hortikultura


sdfsd

Program Strategis >> M-P3MI


INTEGRASI PADI-TERNAK SAPI PRIMA TANI

KABUPATEN ACEH BESAR

Pengelolaan usaha tani yang dilakukan dengan menerapkan secara terpisah-pisah (parsial) tidak memberikan hasil yang optimal. salah satu upaya meningkatkan produktivitas dapat dilakukan dengan sistem integrasi yang bertujuan untuk memperoleh pertumbuhan, kepastian hasil, mutu produk, meningkatkan nilai produk, efisiensi dan kelestarian lingkungan.

Pendekatan Integrasi tanaman padi - ternak sapi dilakukan dengan : 1). Penentuan potensi kawasan pengembangan 2). Penyediaan benih/bibit padi-sapi unggul bermutu, 3). Pola dan sistem usaha untuk menjamin kesehatan tanaman dan hewan, 4). Pengelolaan tanah, air, tanaman-ternak secara optimal, 5). Penanganan hasil untuk mendapatkan hasil berkualitas dan mendapatkan hasil samping yang bermanfaat serta memberikan nilai tambah yang sangat nyata.

Pengelolaan hasil Tanaman Padi- Ternak Sapi

Tanaman padi diproses menjadi benih (SS - ES) dan beras berkualitas tinggi Varietas Cibogo, Mekongga dan Ciherang. Sedangkan hasil ikutan berupa jerami dijadikan pupuk kompos(pupuk organik) sebagai sumber unsur kalium tanaman padi dan dedak dijadikan pakan ternak. Pengelolaan ternak sapi yang dikelola sistem pengembalaan telah dikelola menjadi sistem keraman dengan jumlah ternak sapi 3-4 ekor per-kandang. Penggemukan ternak sapi, limbah padat untuk pupuk kompos (organik), limbah cair (urin) diolah menjadi pupuk pelengkap cair (PPC) tanaman padi. Dilihat dari pemakaian PPC di Aceh yang semakin diminati petani peluang pengelolaan urin menjadi PPC untuk kawasan Prima Tani di Provinsi Aceh telah membuka peluang usaha untuk meningkatkan efisiensi dan dapat meningkatkan pendapatan petani peserta Prima Tani.

(Ir. M. Nasir Ali Maneger Prima Tani Kabupaten Aceh Besar).


 

Pengkajian / Diseminasi >> Tanaman Pangan


sdfsd

PENDAMPINGAN DAN INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN PADA PROGRAM

STRATEGIS NASIONAL

Program Strategis >> SL-PTT


Pengelolaan Tanaman dan Sumberdaya Terpadu (PTT)

Suatu pendekatan inovatif dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani melalui perbaikan, sistem/pendekatan dalam perakitan paket teknologi yang sinergis antar komponen teknologi, dilakukan secara partisipatif oleh petani serta bersifat spesifik lokasi.

Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT)

Suatu tempat pendidikan non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali potensi, menyusun rencana usahatani, mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan kondisi sumberdaya setempat secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usahataninya menjadi efisien, berproduktivtas tinggi dan berkelanjutan.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh sebagai salah satu UPT Badan Litbang Pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung SL-PTT, karena selain sebagai sumber teknologi dan pendamping, dalam penyelenggaraan SL-PTT, Ir. M. Nasir Ali adalah Penjab SL-PTT padi & jagung dan Ir. Chairunas, M.S sebagai Penjab SL-PTT Kedelai.

Tujuan pokok dari pendampingan yang dilakukan BPTP pada dasarnya adalah untuk meningkatkan kapasitas/kemampuan teknis dan manajerial petani, khususnya dalam melaksanakan SL-PTT. Menyadari terbatasnya jumlah peneliti dan penyuluh BPTP yang bertugas sebagai pendamping serta terbatasnya biaya, maka pendampingan tidak dapat dilakukan secara langsung pada ribuan unit SL-PTT. Karena itu pendampingan dilakukan dalam wujud penyediaan teknologi, penyusunan petunjuk teknis, pengujian dan demontrasi teknologi, narasumber teknologi, fasilitasi pertemuan kelompok, monitoring dan evaluasi Kegiatan.

--------------------------------------


 

 

 

Pengkajian / Diseminasi >> Lintas Komoditas


sdfsd
 
instagram takipçi hilesi hacklink c99 shell Google