BPTP ACEH HILIRASASI INOVASI TEKNOLOGI PADI SUPER GENJAH 

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
 
Parent Category: Berita Written by Administrator Hits: 113

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Aceh memperkenalkan varietas unggul baru (VUB) Balitbangtan Cakrabuana Agritan yang dirakit dan dilepas oleh Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Sukamandi pada Bimbingan Teknis Inovasi Teknologi Pertanian untuk petani Seunagan Timur di Aula BPP Seunagan Timur Kabupate di Aula BPP Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya Selasa (4/5).    Bimtek Inovasi Teknologi Pertanian dengan Judul “Inovasi Teknologi Budidaya Padi Jajar Legowo Super dan Kiat Menjadi Penangkar Padi Mandiri”  diikuti oleh 70 peserta perwakilan dari 10 Desa dalam Kecamatan Seunagan Timur.  Kegiatan Bimtek dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Kepala Bidang Penyuluhan Kabupaten Nagan Raya, PPL, POPT, Mantri Tani, Kepala Desa, Kabupaten Nagan Raya.

Sambutan Kepala BPTP Aceh, diwakili Dr. Rachman Jaya menyampaikan BB Padi Sukamandi telah menghasilkan Varietas Unggul Baru padi super genjah Cakrabuana Agritan, potensi hasil panennya pun tergolong sangat tinggi bisa mencapai 10,2 ton Gabah Kering Giling (GKB) per hektarnya. Menurut nya varietas ini cukup cocok di tanam dilahan sawah karena memiliki postur tanaman cukup pendek tahan rebah hanya setinggi 95 cm.  Dia menambahkan disamping umur super genjah hanya 75-80 hari setelah tanam, kualitas berasnya juga baik bening dan tidak ada butir mengapur. “VUB super genjah sangat cocok di Aceh mendukung program kegiatan pemerintah  meningkatkan indeks pertanaman 400 (IP 400),” tambahnya.

Kegiatan Bimtek dibuka langsung oleh Ka Dinas Pertanian dan Peternakan Nagan Raya Muhammad Nasir, TA. SP, menjelaskan Nagan Raya merupakan sentralnya produksi beras di Barat Selatan, kini akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit lahan sawah produktif semakin sempit, sehingga kita butuh inovasi teknologi untuk mencukupi kebutuhan beras yang semakin tinggi. Jadi tambahnya salah satu teknologinya adalah meningkatkan luas lahan panen dalam setahun dengan cara menanam 3 sampai 4 kali dalam setahun pada luas lahan yang sama atau disebut meningkatkan IP.  “Maka sangat beruntung hari ini kita BPTP Aceh telah menyampaikan ada VUB padi baru super genjah mendukung teknologi peningkatan indeks pertanaman,” jelasnya.

Selanjutnya dia menjelaskan teknologi mekanisasi pertanian atau serba mesin dalam budidaya padi, karena tenaga kita sudah diganti oleh mesin, sehingga banyak waktu yang kosong.  “Bagaimana kita memanage waktu tidak terbuang percuma harus kita isi dengan kerjaan lain yang lebih produktif untuk meningkatkan pendapatan kita,” jelasnya.  Lebih lanjut ia mengharapkan peserta harus tetap menerapkan standar protokol Kesehatan yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, hindari terjadi kerumunan dan mengikuti Bimtek secara seksama dan disiplin.  “Kita sangat bersyukur dan berterimakasih kepada BPTP Aceh telah melihat dan memperhatikan petani kita di Nagan Raya, walaupun tempat kita jauh dari ibukota provinsi,” lanjutnya.  Ia mengharapkan ada kegiatan lain yang dilaksanakan di Kabupaten Nagan Raya. (Firdaus).


 

 

 .