User Rating: 2 / 5

Star ActiveStar ActiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 
Parent Category: Publikasi Written by Administrator Hits: 1090

ABSTRAK 

Salah satu upaya dalam pencapaian swasembada kedelai di tahun 2014, adalah penggunaan inovasi teknologi Badan Litbang Pertanian berupa benih/bibit unggul, pengelolaan tanaman terpadu, alsintan dan teknologi pascapanen. Di tahun 2010, BPTP Aceh mendapat tugas untuk melakukan pendampingan teknologi pada 60% lokasi atau 1560 unit SL-PTT kedelai dan mendistribusikan materi diseminasi ke BPP. Ditargetkan 90 % inovasi Badan Litbang Pertanian digunakan pada kegiatan SL-PTT Kedelai. Dalam upaya percepatan penggunaan inovasi (adopsi) dalam pencapaian swasembada di Aceh, suatu Pengkajian Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Adopsi Teknologi Pada Pendekatan PTT Kedelai   akan dilakukan di Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, Provinsi Aceh antara bulan Pebruari – Nopember 2011. Tujuan akhir dari pengkajian adalah untuk mendapatkan rancangan model percepatan adopsi teknologi kedelai di Aceh. Ruang lingkup pengkajian meliputi : (1) Karakterisasi pengguna inovasi teknologi (2) Karakterisasi inovasi teknologi kedelai; (3) Metoda dan Media efektif yang digunakan pada SL-PTT kedelai di Aceh dan (4) keragaan pemberdayaan agen penyuluhan di 2 kabupaten.  Data primer dikumpulkan melalui fokus grup diskusi (FGD) dan wawancara mendalam menggunakan kuesioner pada 40 responden petani disetiap kabupaten, sedangkan data sekunder dikumpulkan melalui deskstudy.  Data dianalisis dengan persentase penerapan teknologi kedelai berdasarkan jumlah adopter yang menyatakan pilihannya. Untuk mempertajam pembahasan, penyajian data/informasi didukung tampilan grafik dan bagan alir Dari hasil pengkajian ini diharapkan di tahun 2014, swasembada kedelai telah tercapai di Provinsi NAD.

Kata kunci :  adopsi, teknologi

Selengkapnya KLIK